Made S. Ditemukan Gantung Diri Hingga Kemaluan Keluarkan Air Mani

Polda Bali, Polres Badung
Seorang warga asal Munduk Damping Desa Petang Kecamatan Petang ditemukan gantung diri di Pondok Kandang Sapi / Kebun Milik Korban di Banjar Munduk Damping Desa Petang Kecamatan Petang, Minggu, (22/11). Akibat gantung diri tersebut menyisakan Luka bekas Jeratan melingkar di leher serta dari Kemaluan keluar Seperma (Air mani) pada korban.

Diketahui seorang warga yakni Made S. (48) asal Banjar Munduk Damping, Desa Petang Kecamatan Petang ditemukan gantung diri di Pondok Kandang Sapi / Kebun Milik Korban. Seorang saksi menuturkan, pada hari minggu, (22/11) sekira pukul 14.00 Wita Saksi bermaksud menengok ternak Sapi yang kandangnya di tanah kebun korban yang mana kandang sapi tersebut merupakan emper dari pada Pondok kebun milik korban. Sebelum Saksi sampai di kandang sapinya, Saksi melihat sepeda motor milik Korban diparkir di pinggir jalan dekat kebun korban.

“Sesampai di pondok Korban kemudian Saksi memanggil manggil Korban, karena tidak ada yang menyahut, Saksi langsung membuka pintu Pondok, begitu pintu dibuka, Saksi melihat Korban sudah tergantung,” kata Kapolsek Petang AKP Dewa Made Suryatmaja, SH kepada Humas Polres Badung.

Atas kejadian tersebut, Saksi mencari bantuan, pertama ketemu dengan warga sekitar. Selanjutnya Saksi dan warga sekitar minta bantuan ke Banjar (Banjar Munduk Damping) dan akhirnya bersama warga Banjar Munduk Damping kembali menuju TKP. Setelah sampai di TKP, Saksi melihat korban sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan Dokter Puskesmas Petang 1 atas nama dr. Rama Saputra dan korban sudah dinyatakan meninggal Dunia sekitar 2 jam yang lalu

“Korban meninggal dunia dengan ciri ciri Lidah Menjulur, Mata Melotot, Ada Luka bekas Jeratan melingkar di leher serta dari Kemaluan keluar Seperma (Air mani) dan keluarga telah mengiklaskan korban karna Bunuh diri. Selanjutnya Korban dibawa ke Rumah duka dengan menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Petang 1,” pungkas orang nomer satu di Polsek Petang.